Rabu, 20 Maret 2013

grosir mainan edukasi


     Kami  menyediakan mainan edukasi dari bahan kayu dengan menggunakan cat anti toxic, sehingga aman di gunakan anak - anak untuk bermain.

      Mainan edukasi kami berkualitas tinggi di jamin anda puas, jika anda tidak berkenan dengan barang yang di kirim barang akan kami ganti dengan yang baru. atau barang kembali karena tidak sesuai spesifikasi ( utuh ) uang anda akan kami kembalikan 100 %

Harga barang kami tetap terjangkau meski dengan kualitas yang bagus










untuk mendapatkan catalog produk kami silahkan hubungi :

Ari
Phone  :  081329259419
email    :  grosirmainanedukasi@gmail.com
pin BB  : 3280F851 ( nol )

atau datang langsung ke alamat kami :

Madiun Therapy Center
madiuntherapycentre.com
Jl. kapuas no. 22 a ( pasar sleko ke timur kurang lebih 700 m )
kota Madiun
jawa timur
Indonesia

Senin, 18 Maret 2013

Ciri Mainan Edukatif yang bisa dipakai untuk Terapi anak berkebutuhan khusus



Anak berkebutuhan khusus sangat membutuhkan banyak media yang untuk tumbuh dan berkembang secara baik. Salah satunya dengan mainan.  Mainan yang digunakan bukanlah mainan sembarangan, tetapi harus bernilai edukatif dan memiliki fungsi terapi. Disebut mainan edukatif karena  mainan tersebut merangsang daya pikir anak dan fungsi terapisnya adalah meningkatkan fungsi motorik anak.

Menurut  Dra. Mayke S. Tedjasaputra, M.Si., psikolog perkembangan dari Fakultas Psikologi UI, yang juga terapis bermain, kategori mainan edukatif adalah sebagai berikut:

1.     Diperuntukkan bagi anak balita
        Yakni mainan yang memang sengaja dibuat untuk merangsang berbagai kemampuan dasar pada balita.

2.     Multifungsi
        Dari satu mainan bisa didapat berbagai variasi mainan sehingga stimulasi yang didapat anak juga lebih beragam.

      3.       Melatih problem solving
        Dalam memainkannya anak diminta untuk melakukan problem solving. Dalam permainan pasel misalnya, anak diminta untuk menyusun potongan-potongannya menjadi utuh.

      4.     Melatih konsep-konsep dasarhttp://www.madiuntherapycentre.com
        Lewat permainan ini, anak dilatih untuk mengembangkan kemampuan dasarnya seperti mengenal bentuk, warna, besaran, juga melatih motorik halus.

5.     Melatih ketelitian dan ketekunan
        Dengan mainan edukatif, anak tak hanya sekadar menikmati tetapi juga dituntut untuk teliti dan tekun ketika mengerjakannya.

6.     Merangsang kreativitas
        Permainan ini mengajak anak untuk selalu kreatif lewat berbagai variasi mainan yang dilakukan. Bila sejak kecil anak terbiasa untuk menghasilkan karya, lewat permainan rancang bangun misalnya, kelak dia akan lebih berinovasi untuk menciptakan suatu karya, tidak hanya mengekor saja.

Minggu, 10 Maret 2013

Fungsi permainan edukatif

Menurut Andang Ismail dalam bukunya Education Games,
menyatakan fungsi permainan edukatif adalah sebagai berikut:
1. Memberikan ilmu pengetahuan kepada anak melalui proses
pembelajaran bermain sambil belajar 
2. Merangsang pengembangan daya pikir, dan daya cipta dan bahasa agar
dapat menumbuhkan sikap, mental, serta akhlak yang baik.
3. Menciptakan lingkungan bermain yang menarik, memberikan rasa
aman dan menyenangkan.
4. Meningkatkan kualitas pembelajaran anak.
Bermain memiliki peranan yang penting dalam perkembangan
anak pada hampir semua bidang perkembangan fisik-motorik, bahasa,
intilektual, moral, sosial, maupun emosional.
1. Kemampuan motorik
Berbagai penelitian menunjukan bahwa bermain
memungkinkan anak bergerak secara bebas sehingga anak mampu
mengembangkan kemampuan motoriknya. Pada saat bermain anak
berlatih menyesuaikan antara pikiran dan gerakan menjadi suatu
keseimbangan.
2. Kemampuan kognitif
Menurut Piaget, anak belajar memahami pengetahuan dengan
berinteraksi melalui obyek yang ada di sekitarnya. Bermain
memberikan kesempatan kepada anak untuk berinteraksi dengan
obyek.
3. Kemampuan afktif
Setiap permainan memiliki aturan. Aturan akan diperkenalkan
oleh teman bermain sedikit demi sedikit, tahap demi tahap sampai
setiap anak memahami aturan bermain. Oleh karena itu, bermain akan
melatih anak menyadari adanya aturan dan pentingnya memahami
aturan. Hal itu merupakan tahap awal dari perkembangan moral
(afeksi).
4. Kemampuan bahasa
Pada saat bermain anak dapat menggunakan bahasa, baik untuk
berkomunikasi bersama temannya maupun sekedar menyatakan
pikirannya (thinking alound).
5. Kemampuan sosial
Pada saat bermain anak berinteraksi dengan yang lain. Interaksi
tersebut mengajarkan anak cara merespon, memberi dan menerima,
menolak atau setuju dengan ide dan perilaku anak lain

FUNGSI mainan edukasi


        Karena banyaknya pertanyaan yang masuk kepada kami mengenai fungsi-fungsi edukasi dari mainan yang kami jual, maka kami mulai mengumpulkan data untuk dapat menjawab semua pertanyaan tsb.

        Acuan ini dibuat berdasarkan penelusuran literature dan ide pembuatan mainannya. Acuan ini berlaku secara umum, melihat konsep/kerja/cara main yang paling menonjol dari mainan tsb. Beberapa jenis mainan kayu memiliki feature tersendiri yang mungkin tidak kami bahas disini.

        Berikut adalah sedikit acuan dalam memilih mainan edukasi, yaitu “Definisi FUNGSI 15 Jenis Mainan Edukasi”. Bapak/Ibu pasti sedikit-banyak sudah pernah mendapat informasi tentang ini, namun tidak ada salahnya coba saya himpun lagi disini. Semoga bisa memperkaya referensi Bapak/Ibu dalam memilih mainan edukasi ataupun mainan kayu, ya……. ?

1. Sliding (mainan luncuran)

Ada banyak jenis mainan kayu yang memakai konsep luncuran. Misalnya Sliding Car (luncuran mobil), Sliding Bug (luncuran serangga), Sliding Ball (luncuran bola), Sliding Puppet (luncuran boneka) sampai Sliding Marbles (luncuran kelereng).
Pada umumnya, sisi edukasi mainan jenis ini berfungsi untuk :
  • ? Melatih kecepatan gerak mata.
  • ? Melatih konsentrasi, fokus dan pengamatan
  • ? Mengenalkan konsep tinggi-rendah, lamban-laju.
  • ? Juga mengandung unsur hiburan.
2. Hammer Set

Ada banyak jenis mainan palu yang dimainkan dengan cara mengetok atau memukulkan palu pada objeknya. Misalnya Hammer 3-6 nails (palu dengan 3-6 paku pasak), Hammer Geo Shape (palu dengan pasak dan bentuk geometri), Hammer Pounding Ball (palu dengan bola dan luncurannya) dll.
Pada umumnya, sisi edukasi mainan jenis ini berfungsi untuk :
  • ? Menyalurkan tenaga berlebih pada anak
  • ? Melatih anak untuk fokus
  • ? Mengenalkan konsep sebab-akibat
  • ? Melatih life-skill dasar
  • ? Melatih motorik kasar dan gerak otot
  • ? Mengenakan warna & bentuk (pada beberapa jenis)
  • ? Dapat menjadi media terapi ringan untuk kasus autisme & hiperaktifitas


3. Lacing/Sewing

Mainan Lacing/Sewing (meronce & menjahit) memiliki kemiripan dalam memainkannya. Ada banyak jenis mainan ini, misalnya Lacing beads (meronce biji), Lacing Letter (meronce huruf), Sewing Shapes (menjahit bentuk), Lacing Board (menjahit papan gambar), dll.
Pada umumnya, sisi edukasi mainan jenis ini berfungsi untuk :
  • ? Mengenalkan life-skill dasar
  • ? Melatih kesabaran & kemandirian anak
  • ? Melatih motorik halus


4. Building Blocks

Mainan Balok adalah cikal bakal dari semua mainan edukasi, mungkin yang paling tua di dunia. Jenis dan bentuknya pun bermacam-macam, misalnya : tebal/tipis, berwarna/natural, bentuk campur/seragam, besar/kecil, terdapat gambar/polos, untuk belajar angka/huruf, hingga Building Blocks yang memiliki bentuk-bentuk kompleks seperti pohon, mobil, binatang dll.
Pada umumnya, sisi edukasi mainan jenis ini berfungsi untuk :
  • ? Melatih kesabaran & kemandirian anak
  • ? Melatih anak untuk kreatif & imajinatif (anak akan dipandu untuk menggunakan otak kanan dengan lebih dominan)
  • ? Mengenalkan anak pada bentuk atau elemen yang terdapat balok tsb.
  • ? Membiasakan anak menghadapi tantangan
  • ? Mengenalkan anak pada konsep bangunan dan sebab-akibat.
  • ? Menambah kepercayaan diri anak, karena bisa menumbuhkan rasa ‘puas’ sudah bisa menciptakan sesuatu.
    ? Jika dimainkan bersama (dengan orang tua/saudara/teman), juga bisa melatih kerjasama dan kemampuan berbahasa (dalam berbagi balok atau menceritakan apa yang sedang dikerjakan).


5. Play Food

Play Food (mainan makanan) adalah mainan yang meniru bentuk-bentuk (atau gambar) makanan, sayur-buah-roti-kue dll. Jenisnya pun bermacam-macam, ada yang bisa diiris dan direkatkan kembali, atau yang dibuat dengan gambar/bentuk yang sangat jelas untuk menjadi media peraga/pengenalan.
Pada umumnya, sisi edukasi mainan jenis ini berfungsi untuk :
  • ? Bermain peran, melatih imajinasi
  • ? Mengenalkan keterampilan hidup dasar (basic life skill)
  • ? Melatih kemampuan bahasa (saat memperagakan bentuk apa yang sedang dipegang atau dikerjakan).
  • ? Melatih motorik halus


6. Puzzle

Sebagaimana mainan balok, mainan puzzle juga merupakan mainan edukasi tertua. Puzzle memiliki jenis yang tak kalah banyak dari jenis mainan lainnya. Bahannya pun beraneka macam, karton, kayu, logam, kain, sponge ataupun kain.
Puzzle dapat berupa jigsaw atau bentuk 3 dimensi, menganut asas potongan homogen ataupun acak, bisa berupa kepingan besar atau kecil atau gabungan keduanya, dapat berupa gambar yang dipecah atau komponen yang harus digabungkan, serta- dapat pula berupa yang disusun pada landasan/bingkai tertentu atau harus dirakit menjadi bentuk tertentu (seperti woodcraft ? ).
Pada umumnya, sisi edukasi mainan jenis ini berfungsi untuk :
  • ? Melatih konsentrasi, ketelitian dan kesabaran
  • ? Memperkuat daya ingat
  • ? Mengenalkan anak pada konsep ‘hubungan’
  • ? Dengan memilih gambar/bentuk, dapat melatih anak untuk berfikir matematis (menggunakan otak kiri)


7. Stacking

Stacking adalah jenis mainan edukasi yang dimainkan dengan cara menyusun dan mengelompokkan. Dapat berupa stacking yang dimainkan dengan cara memasukkan kelompok warna/bentuk tertentu ke tiang pasak hingga menjadi kesatuan tertentu, dapat berupa pengurutan warna/bentuk, dapat berupa alat Bantu untuk berhitung atau membaca, dapat berupa mengurutkan ukuran besar ke kecil atau sebaliknya, dll. Mainan yang sering kita dengar- basic shape biasanya termasuk dalam kategori ini.
Pada umumnya, sisi edukasi mainan jenis ini berfungsi untuk :
  • ? Mengenalkan konsep besar-kecil, jenis warna & bentuk
  • ? Belajar mengelompokkan warna/bentuk atau lainnya.
  • ? Melatih motorik halus (mengarahkan tangan untuk memasukkan kepingan melalui tiang yang disediakan)
  • ? Belajar memecahkan masalah (problem solving)


8. Pulling and Pushing

Mainan yang tergolong “Pulling & Pushing” adalah mainan yang melibatkan hampir semua bagian fisik anak (dalam gerak menarik & mendorong). Misalnya mainan Pull-along Puppies (Anak Anjing Tarik), Spinning Wheel (mendorong roda-roda), Pull-along a Train (Kereta Tarik, Trolley (mendorong troli), dll.
Pada umumnya, sisi edukasi mainan jenis ini berfungsi untuk :
  • ? Melatih keseimbangan gerak tubuh
  • ? Melatih lokomotorik
  • ? Menambah kepercayaan diri anak
9. Play Shapes
Play Shapes adalah jenis mainan edukasi yang biasanya menggunakan berbagai bentuk sebagai dasar permainan. Misalnya bentuk-bentuk geometri dasar (basic shapes) 4/5/hingga 8 bentuk, atau bentuk-bentuk lainnya. Permainan ini dapat berupa puzzle, stacking, sorting atau lainnya.
Pada umumnya, sisi edukasi mainan jenis ini berfungsi untuk :
  • ? Mengenal bentuk, warna dan sifat benda.
  • ? Melatih motorik halus
  • ? Problem solving


10. Wire Game

Wire game adalah mainan edukasi yang menggunakan kawat yang dibuat meliuk-liuk dengan beraneka beads di dalamnya. Dimainkan dengan cara memegang beads lalu mengikuti alurnya dengan berkesinambungan, diusahakan tidak berhenti dari awal hingga akhir pondasi kawat.
Dapat pula dilakukan dengan kedua tangan dengan bersamaan, yang mana hal ini akan menjalin hubungan antara otak kanak & kiri anak. Jenis mainan kawat yang lebih lanjut (advance) adalah yang memiliki arus listrik tegangan rendah pada kawatnya. Sehingga pemain diharuskan berkonsentrasi penuh untuk menjalankan panel kawat yang dipegang (yang telah diberi arus listrik berlawanan), agar tidak menimbulkan percikan.
Pada umumnya, sisi edukasi mainan jenis ini berfungsi untuk :
  • ? Memperhalus gerakan tangan agar lebih lentur
  • ? Memperkuat konsentrasi anak
  • ? Dapat memperbaiki tulisan dan gambar anak
  • ? Menambah kepercayaan diri
  • ? Memperkuat hubungan otak kanan-kiri sehingga terlatih untuk menyelesaikan masalah dengan lebih cepat.


11. Maze

Secara ide pembuatannya, banyak kegunaan mainan maze (papan alur) yang sama dengan wire game. Namun maze memilki penampilan yang bermacam-macam hingga memperkaya pula kegunaan edukatifnya.
Maze yang paling sederhana bisa berupa ball knob atau shapes knob yang dipasang pada alur-alur papan, fungsinya untuk menelusur alur tsb dan mencari jejak (mengelompokkan bentuk/warna knob). Adapula maze yang memilki alur-alur membentuk angka atau huruf, yang ditujukan agar anak bisa melajar menulis angka atau huruf dengan cara menjalankan knob mengikuti alur yang dibuat. Atau adapula maze mencari jejak yang dibuat agar anak dapat mengelompokkan pasangan knob dengan tujuannya (misal : anak ayam dengan induknya, ikan dengan kolamnya, dll).
Pada umumnya, sisi edukasi mainan jenis ini berfungsi untuk :
  • ? Memperhalus gerakan tangan
  • ? Dapat memperbaiki tulisan dan gambar anak
  • ? Melatih mengelompokkan
  • ? Memperkuat konsentrasi
  • ? Melatih menyelesaikan masalah (problem solving)


12. Role and Music Toys

Mainan yang tergolong dalam “Role” (bermain peran) misalnya Tool Set (alat bertukang), Kitchen Set (perangkat dapur), Doll House (rumah boneka), dll. Sedangkan yang tergolong dalam “Music Toys” adalah semua mainan kayu yang mengandung unsur auditory atau yang berupa miniatur alat musik sesungguhnya, misalnya Guitar (gitar), Marakaz (kecrekan), Xilophone (kulintang), dll.
Pada umumnya, sisi edukasi mainan jenis ini berfungsi untuk :
  • ? Memperkaya imajinasi
  • ? Berlatih keterampilan hidup dasar
  • ? Memperbanyak kosakata / melatih bicara anak
  • ? Melatih kemampuan membedakan bunyi (music toys)
  • ? Menambah kepercayaan diri anak
  • ? Mengenalkan dengan aktifitas dan nama benda yang sesungguhnya


13. Activity & Strategy Game

Mainan yang tergolong dalam “Activity & Strategy Game” misalnya permainan Bowling, Dough (lilin mainan), Molding (mencetak), Domino, Tic Tac Toe dll.
Pada umumnya, sisi edukasi mainan jenis ini berfungsi untuk :
  • ? Melatih gerak otot & motorik kasar
  • ? Melatih keterampilan
  • ? Melatih Koodinasi otak kanan-kiri
  • ? Mengenalkan bentuk, gambar, atau elemen lain yang melekat pada mainan yang bersangkutan.
  • ? Memperkuat kemampuan strategi anak / dapat melatih untuk menyelesaikan masalah dengan cepat & tepat
  • ? Melatih konsentrasi


14. Cloth Books & Soft Toys

Cloth Books (buku kain) dan Soft Toys (mainan lembut) biasanya identik dengan mainan bayi karena karakternya yang ‘lunak’ dan biasanya terbuat dari kain (ringan & gampang dibersihkan). Mainan ini dapat berupa bentuk dadu, boneka, buku cerita dari kain, boneka jari, dll.
Pada umumnya, sisi edukasi mainan jenis ini berfungsi untuk :
  • ? Memperkaya imajinasi
  • ? Warna-warna yang cerah/mencolok pada mainan ini dipercaya para ahli dapat meningkatkan point IQ bayi.
  • ? Memperkuat indera peraba & penglihatan
  • ? Memperbayak kosa kata (jika dijadikan media bercerita)


15. Sorting & Matching

Mainan jenis Sorting & Matching adalah mainan yang dimainkan dengan cara ‘memilih & memasangkan’. Awalnya bahan mainan sorting ‘dikuasai’ oleh plastic. Tapi sekarang mainan kayu sorting sudah banyak sekali macamnya. Ada yang kotaknya berbentuk kubus, bola, rumah dll. Kepingannya pun ada yang berupa angka, huruf atau bentuk. Permainan matching juga dapat berupa puzzle, papan tusuk dll.
Pada umumnya, sisi edukasi mainan jenis ini berfungsi untuk :
  • ? Mengenal bentuk/angka/huruf
  • ? Berlatih mengelompokkan
  • ? Memperkuat kemampuan strategi anak / dapat melatih untuk menyelesaikan masalah dengan cepat & tepat
  • ? Menambah kepercayaan diri anak

  • Sabtu, 09 Maret 2013

    contoh mainan edukatif kami


    Berikut ini beberapa contoh produk indoor
     untuk permintaan catalog produk secara keseluruhan, silahkan hubungi kami.
    catalog akan akan kita kirim via email






















    Rabu, 06 Maret 2013

    Tips memilih mainan untuk bayi berdasarkan usia


    Kehidupan anak-anak tidak lepas dengan namanya mainan, begitu juga batita(balita di bawah umur tiga tahun) juga identik dengan mainan.
    Namun perlu kita perhatikan mainan yang akan dimainkan bayi kita agar kita tidak kuatir terluka saat mereka bermain.
    Untuk memilih jenis mainan tak perlu mahal sesuaikan dengan kemampuan kita saja dan jika kita kreatif , mainannya bisa kita buat sendiri dari bahan-bahan sederhana saja seperti dari karton dan gabus. Mengenai tips memilih mainan untuk bayi kita berdasarkan usianya:


    1. Dari lahir sampai usia tiga bulan.
    Mainan warna-warni yang di gantung dan bergerak-gerak, giring-giring, lonceng, kotak musik dan mainan yang bisa mencicit bila di tekan.

    2. Tiga sampai enam bulan:
    Mainan dari plastik atau karet yang bisa digigit, giring-giring, mainan berisi kapuk, bola yang dapat di gantung pada buaian , lonceng, gelang.

    3. Enam sampai sembilan bulan :
    Mainan yang beroda, balok-balok kecil, dan bola berwarna cerah, mainan yang mengelinding.( Dalam usia ini waspadailah bayi anda dari mengambil benda-benda kecil yang berbahaya yang berada di tempat dia bermain karena tangan mereka sudah pintar mencubit-cubit benda kecil yang ada disekitar mereka).

    4. Sembilan sampai dua belas bulan :
    Mainan yang bisa di lepas-lepas, misalnya, kerucut-kerucut berwarna, balok-balok kotak-kotak karton yang besar yang bisa di panjat.

    Source: dinohp.info

    Senin, 04 Maret 2013

    Tips Memilih Mainan Edukatif Kreatif untuk Bayi dan Anak


    Dalam memilih mainan untuk si kecil, sebaiknya pilihlah mainan yang bernilai edukatif dan kreatif untuk tumbuh kembang si bayi dan anak. Jadi sangatlah penting bila kita mengetahui tentang mainan, mainan bayi, mainan anak, mainan online, mainan remote control, mainan edukatif, mainan kayu, mainan edukasi, mainan baby agar dalam mencari mainan tersebut dapat berguna bagi si kecil.

    Mainan yang diperlukan bagi si kecil berdasarkan usia dari bayi tersebut dapat dibagi-bagi menjadi mainan untuk bayi 4 bulan, mainan bayi 6 bulan, mainan untuk bayi, mainan bayi murah, mainan bayi 2 bulan, sewa mainan bayi, mainan bayi 3 bulan, mainan edukatif untuk bayi, mainan edukatif bayi adalah sebagai berikut:

    - MAINAN BAYI 0-3 BULAN
    Dalam tahapan ini, mainan sangat diperlukan untuk perkembangan bayi itu, karena ini digunakan untuk mengoptimalkan fungsi-fungsi tubuh si bayi. Tidak semua kebutuhan bayi akan mainan dalam tahapan ini harus dipenuhi dengan cara membeli. Banyak jenis mainan yang justru bisa kita hadirkan dari dalam rumah kita. Jadi, belilah mainan yang memang perlu dibeli.

    - MAINAN BAYI 3-6 BULAN
    Secara garis besar jenis mainannya sama dengan tahap sebelumnya. Hanya saja bayi semakin meningkat kecerdasan dan mobilitasnya. Pandangannya pun sudah dapat terfokus untuk jarak sejauh 1 meter. Sehingga Anda bisa menggunakan mainannya untuk melatih agar sang bayi bisa:

    * Menegakkan kepalanya saat posisi duduk. Kita buat si kecil betah bermain dalam posisi tersebut
    * Meraih benda. Letakkan mainan pada jarak yang bisa diraih. Pancinglah dengan membunyikannya atau memanggil namanya. Kadang dia bisa meraih, kadang tidak.
    * Berguling. Saat bayi terlentang, bunyikan mainan di alas tempat ia berbaring. Saat bayi telungkup, bunyikan mainan di atas kepalanya. Pancing bayi dengan lebih dulu menunjukkan mainan di hadapannya, lalu perlahan geser ke tempat yang dituju
    * Bangun dari posisi tidur. Bunyikan mainan di depannya. Saat dia tampak tertarik, perlahan jauhkan mainan menghampiri Anda
    * Mengenal kakinya. Jika memungkinkan, pasang mainan yang bergemerincing dan tidak terlalu berat pada pergelangan kakinya. Atau beri ia kaus kaki dengan warna mencolok dan bisa juga memiliki hiasan lucu. Ini akan mendorong bayi untuk aktif mengangkat kakinya dan bermain-main dengannya
    * Memindah benda dari satu tangan ke tangan lain

    - MAINAN BAYI 6-9 BULAN
    Gunakan terus mainan si kecil sebelumnya. Anda akan kagum melihat respon dan ketrampilannya yang meningkat drastis. Mainan-mainan yang ada masih tetap berfungsi untuk melatih kemampuannya duduk sendiri, merangkak, berdiri, merambat dan akhirnya belajar berjalan.

    - MAINAN BAYI 9-12 BULAN
    Gunakan mainan sebelumnya guna memperkuat ketrampilan motorik kasarnya dalam merangkak, berdiri dan belajar berjalan. Bangun interaksi yang lebih intensif saat bermain dengan bayi, karena bayi mulai memahami kata-kata dan suka meniru. Bermainlah secara bergantian dengan bayi.
    Setelah bayi tumbuh berkembang menjadi anak-anak, maka mainan yang kita cari tentulah berbeda dengan mainan dimasa bayi. Carilah mainan kanak-kanak, mainan anak online, mainan anak 1 tahun, mainan anak murah, mainan anak grosir, mainan anak kreatif, mainan anak perempuan, mainan anak laki-laki, mainan anak edukatif, mainan anak mobil sesuai dengan pertumbuhan dari masing-masing anak, atau tanyakan kepada dokter/psikiater yang mendampingi pertumbuhan anak kita.
    Kita memerlukan juga mainan edukatif sehingga dapat menunjang kecerdasan si kecil.

    Apa sih mainan edukatif itu, berikut ciri-cirinya :


    - Khusus dibuat untuk merangsang kemampuan dasar pada balita mulai dari bayi.

    - Memiliki banyak fungsi dan manfaat.
    Artinya, ada beberapa variasi mainan di dalam satu mainan sehingga stimulasi yang diperoleh anak.

    - Mendorong kemampuan pemecahan masalah.
    mainan bongkar pasang atau puzzle sangat membantu untuk proses ini.

    - Melatih ketelitian, kesabaran dan ketekunan anak.
    Jadi tidak hanya sekadar menikmati, tetapi sang bayi juga dituntut ketelitiannya, kesabaran dan ketekunan saat memainkannya.

    - Melatih konsep dasar.
    Si anak diajar untuk mengenal dan mengembangkan kemampuan dasar seperti bentuk,
    warna, tekstur, besaran. Mainan edukatif juga mampu digunakan untuk melatih kerja saraf motorik halus selain dari fungsi diatas.

    - Kreativitas anak dirangsang.
    Sehingga anak kita dalam perkembangannya akan semakin kreatif melalui variasi mainan yang dilakukan.
    Fungsi dari mainan kreatif dan edukatif itu sebagai stimulus kreatifitas si kecil, jadi mainan tersebut tak perlu mahal selama sesuai si kecil bisa belajar berkreatifitas lewat mainan tersebut. Carilah toko bayi online yang menyediakan mainan edukatif tersebut di internet, jual mainan, jual mainan bayi, jual mainan online, jual mainan murah, jual mainan little tikes, jual mainan edukatif, jual mainan edukasi, beli mainan online, beli mainan bayi, jual mainan anak, jual mainan anak online, jual mainan anak murah, jual mainan anak-anak, beli mainan anak.

    Dengan sedikit kreatifitas ibu bisa membuat sendiri mainan untuk si kecil, sangat bagus bila ibu melibatkan anaknya dalam membuat mainannya, agar si kecil juga bisa belajar berkreasi, kerjasama dan kebersamaan bisa tercipta antara ibu dan anak.

    Jangan lupa juga untuk terus mendampingi si kecil saat bermain, hal ini untuk memaksimalkan stimulasi bagi pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Gendonglah si kecil bila sudah mulai jenuh dan letih dengan menggunakan gendongan kekhan.Juga untuk selalu merawat mainan dan menjaga mainan tersebut agar mainan tetap layak untuk digunakan kembali.

    Juga, untuk mendapatkan mainan murah, carilah grosir mainan dan grosir mainan anak. Karena bila kita membelinya di toko mainan maka akan relatif lebih mahal dibandingkan membeli mainan di grosir.