Sabtu, 09 Maret 2013

contoh mainan edukatif kami


Berikut ini beberapa contoh produk indoor
 untuk permintaan catalog produk secara keseluruhan, silahkan hubungi kami.
catalog akan akan kita kirim via email






















Rabu, 06 Maret 2013

Tips memilih mainan untuk bayi berdasarkan usia


Kehidupan anak-anak tidak lepas dengan namanya mainan, begitu juga batita(balita di bawah umur tiga tahun) juga identik dengan mainan.
Namun perlu kita perhatikan mainan yang akan dimainkan bayi kita agar kita tidak kuatir terluka saat mereka bermain.
Untuk memilih jenis mainan tak perlu mahal sesuaikan dengan kemampuan kita saja dan jika kita kreatif , mainannya bisa kita buat sendiri dari bahan-bahan sederhana saja seperti dari karton dan gabus. Mengenai tips memilih mainan untuk bayi kita berdasarkan usianya:


1. Dari lahir sampai usia tiga bulan.
Mainan warna-warni yang di gantung dan bergerak-gerak, giring-giring, lonceng, kotak musik dan mainan yang bisa mencicit bila di tekan.

2. Tiga sampai enam bulan:
Mainan dari plastik atau karet yang bisa digigit, giring-giring, mainan berisi kapuk, bola yang dapat di gantung pada buaian , lonceng, gelang.

3. Enam sampai sembilan bulan :
Mainan yang beroda, balok-balok kecil, dan bola berwarna cerah, mainan yang mengelinding.( Dalam usia ini waspadailah bayi anda dari mengambil benda-benda kecil yang berbahaya yang berada di tempat dia bermain karena tangan mereka sudah pintar mencubit-cubit benda kecil yang ada disekitar mereka).

4. Sembilan sampai dua belas bulan :
Mainan yang bisa di lepas-lepas, misalnya, kerucut-kerucut berwarna, balok-balok kotak-kotak karton yang besar yang bisa di panjat.

Source: dinohp.info

Senin, 04 Maret 2013

Tips Memilih Mainan Edukatif Kreatif untuk Bayi dan Anak


Dalam memilih mainan untuk si kecil, sebaiknya pilihlah mainan yang bernilai edukatif dan kreatif untuk tumbuh kembang si bayi dan anak. Jadi sangatlah penting bila kita mengetahui tentang mainan, mainan bayi, mainan anak, mainan online, mainan remote control, mainan edukatif, mainan kayu, mainan edukasi, mainan baby agar dalam mencari mainan tersebut dapat berguna bagi si kecil.

Mainan yang diperlukan bagi si kecil berdasarkan usia dari bayi tersebut dapat dibagi-bagi menjadi mainan untuk bayi 4 bulan, mainan bayi 6 bulan, mainan untuk bayi, mainan bayi murah, mainan bayi 2 bulan, sewa mainan bayi, mainan bayi 3 bulan, mainan edukatif untuk bayi, mainan edukatif bayi adalah sebagai berikut:

- MAINAN BAYI 0-3 BULAN
Dalam tahapan ini, mainan sangat diperlukan untuk perkembangan bayi itu, karena ini digunakan untuk mengoptimalkan fungsi-fungsi tubuh si bayi. Tidak semua kebutuhan bayi akan mainan dalam tahapan ini harus dipenuhi dengan cara membeli. Banyak jenis mainan yang justru bisa kita hadirkan dari dalam rumah kita. Jadi, belilah mainan yang memang perlu dibeli.

- MAINAN BAYI 3-6 BULAN
Secara garis besar jenis mainannya sama dengan tahap sebelumnya. Hanya saja bayi semakin meningkat kecerdasan dan mobilitasnya. Pandangannya pun sudah dapat terfokus untuk jarak sejauh 1 meter. Sehingga Anda bisa menggunakan mainannya untuk melatih agar sang bayi bisa:

* Menegakkan kepalanya saat posisi duduk. Kita buat si kecil betah bermain dalam posisi tersebut
* Meraih benda. Letakkan mainan pada jarak yang bisa diraih. Pancinglah dengan membunyikannya atau memanggil namanya. Kadang dia bisa meraih, kadang tidak.
* Berguling. Saat bayi terlentang, bunyikan mainan di alas tempat ia berbaring. Saat bayi telungkup, bunyikan mainan di atas kepalanya. Pancing bayi dengan lebih dulu menunjukkan mainan di hadapannya, lalu perlahan geser ke tempat yang dituju
* Bangun dari posisi tidur. Bunyikan mainan di depannya. Saat dia tampak tertarik, perlahan jauhkan mainan menghampiri Anda
* Mengenal kakinya. Jika memungkinkan, pasang mainan yang bergemerincing dan tidak terlalu berat pada pergelangan kakinya. Atau beri ia kaus kaki dengan warna mencolok dan bisa juga memiliki hiasan lucu. Ini akan mendorong bayi untuk aktif mengangkat kakinya dan bermain-main dengannya
* Memindah benda dari satu tangan ke tangan lain

- MAINAN BAYI 6-9 BULAN
Gunakan terus mainan si kecil sebelumnya. Anda akan kagum melihat respon dan ketrampilannya yang meningkat drastis. Mainan-mainan yang ada masih tetap berfungsi untuk melatih kemampuannya duduk sendiri, merangkak, berdiri, merambat dan akhirnya belajar berjalan.

- MAINAN BAYI 9-12 BULAN
Gunakan mainan sebelumnya guna memperkuat ketrampilan motorik kasarnya dalam merangkak, berdiri dan belajar berjalan. Bangun interaksi yang lebih intensif saat bermain dengan bayi, karena bayi mulai memahami kata-kata dan suka meniru. Bermainlah secara bergantian dengan bayi.
Setelah bayi tumbuh berkembang menjadi anak-anak, maka mainan yang kita cari tentulah berbeda dengan mainan dimasa bayi. Carilah mainan kanak-kanak, mainan anak online, mainan anak 1 tahun, mainan anak murah, mainan anak grosir, mainan anak kreatif, mainan anak perempuan, mainan anak laki-laki, mainan anak edukatif, mainan anak mobil sesuai dengan pertumbuhan dari masing-masing anak, atau tanyakan kepada dokter/psikiater yang mendampingi pertumbuhan anak kita.
Kita memerlukan juga mainan edukatif sehingga dapat menunjang kecerdasan si kecil.

Apa sih mainan edukatif itu, berikut ciri-cirinya :


- Khusus dibuat untuk merangsang kemampuan dasar pada balita mulai dari bayi.

- Memiliki banyak fungsi dan manfaat.
Artinya, ada beberapa variasi mainan di dalam satu mainan sehingga stimulasi yang diperoleh anak.

- Mendorong kemampuan pemecahan masalah.
mainan bongkar pasang atau puzzle sangat membantu untuk proses ini.

- Melatih ketelitian, kesabaran dan ketekunan anak.
Jadi tidak hanya sekadar menikmati, tetapi sang bayi juga dituntut ketelitiannya, kesabaran dan ketekunan saat memainkannya.

- Melatih konsep dasar.
Si anak diajar untuk mengenal dan mengembangkan kemampuan dasar seperti bentuk,
warna, tekstur, besaran. Mainan edukatif juga mampu digunakan untuk melatih kerja saraf motorik halus selain dari fungsi diatas.

- Kreativitas anak dirangsang.
Sehingga anak kita dalam perkembangannya akan semakin kreatif melalui variasi mainan yang dilakukan.
Fungsi dari mainan kreatif dan edukatif itu sebagai stimulus kreatifitas si kecil, jadi mainan tersebut tak perlu mahal selama sesuai si kecil bisa belajar berkreatifitas lewat mainan tersebut. Carilah toko bayi online yang menyediakan mainan edukatif tersebut di internet, jual mainan, jual mainan bayi, jual mainan online, jual mainan murah, jual mainan little tikes, jual mainan edukatif, jual mainan edukasi, beli mainan online, beli mainan bayi, jual mainan anak, jual mainan anak online, jual mainan anak murah, jual mainan anak-anak, beli mainan anak.

Dengan sedikit kreatifitas ibu bisa membuat sendiri mainan untuk si kecil, sangat bagus bila ibu melibatkan anaknya dalam membuat mainannya, agar si kecil juga bisa belajar berkreasi, kerjasama dan kebersamaan bisa tercipta antara ibu dan anak.

Jangan lupa juga untuk terus mendampingi si kecil saat bermain, hal ini untuk memaksimalkan stimulasi bagi pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Gendonglah si kecil bila sudah mulai jenuh dan letih dengan menggunakan gendongan kekhan.Juga untuk selalu merawat mainan dan menjaga mainan tersebut agar mainan tetap layak untuk digunakan kembali.

Juga, untuk mendapatkan mainan murah, carilah grosir mainan dan grosir mainan anak. Karena bila kita membelinya di toko mainan maka akan relatif lebih mahal dibandingkan membeli mainan di grosir.

Selasa, 26 Februari 2013

Pentingnya Memilih Mainan Sesuai Usia Balita

Meski sudah hati-hati menjaga buah hati, terkadang orangtua alpa membiarkan anak bermain dengan mainan yang berisiko tinggi. Memilihkan mainan untuk anak perlu melihat usianya, dan pastikan terdapat instruksi yang menjelaskan fungsinya. Jika tidak, balita bisa tak sengaja memasukkan mainan ke lubang hidung atau telinga, atau menelannya.

"Untuk usia anak di atas satu tahun, selalu pilih mainan balita sesuai standar. Pilih mainan dengan instruction by age yang tertera di boks mainan tersebut. Ini cara paling aman untuk memberikan mainan kepada balita," papar dr Phan Oto, dokter spesialis anak kepada Kompas Female, usai talkshow di pameran ibu dan bayi, beberapa waktu lalu.

Menurut dr Oto, memberikan mainan kepada balita perlu melihat kebutuhan anak. Untuk bayi yang baru lahir, tak perlu memberikan mainan tertentu karena pada usia ini bayi hanya mengenali warna hitam dan putih. Mulai usia tiga bulan, bayi mulai menyadari perbedaan warna, jadi berikan mainan yang sifatnya hanya mengenalkan warna.

"Bayi baru lahir belum memiliki sensor, yang dibutuhkannya hanyalah belaian dan berikan juga nyanyian," tambahnya.

Memasuki usia empat bulan, bayi sudah mulai bergerak dan memiliki sensor, namun masih harus distimulasi. Bayi semakin bergerak aktif pada usia delapan bulan. Memberikan mainan pada usia ini tak jadi soal asalkan orangtua lebih hati-hati menjaganya.

Jika anak sudah berusia satu tahun, berikan mainan yang berukuran besar agar tidak mudah masuk ke mulut atau anggota tubuh lainnya, kata dr Oto. Nah, jika usia anak sudah lebih dari satu tahun, orangtua perlu lebih teliti memilih mainan. Di antaranya dengan memperhatikan instruksi dalam mainan, apakah sesuai dengan usia balita Anda. Jika perlu, tanyakan kepada toko atau yang jual mainan anak, untuk memastikan apakah mainan tersebut aman untuk usia anak Anda.

Hiburan lain untuk anak
Selain mainan, tontonan melalui DVD atau televisi bisa menjadi hiburan bagi balita. Namun orangtua perlu ekstra hati-hati memilihkan tontotan untuk anak.

Anak usia satu tahun sudah mulai belajar meniru, kata dr Oto, jadi sebaiknya dampingi anak menonton televisi atau film anak-anak sekalipun. Film kartun, misalnya, tak semuanya cocok untuk usia balita. Meski lucu dan menyenangkan, tontotan kartun tertentu lebih pas untuk orang dewasa. Anda tentu tak ingin balita di rumah meniru adegan saling memukul meski terkesan lucu bukan?

Untuk hiburan yang satu ini, sebaiknya batasi waktu anak menonton televisi atau film anak melalui DVD. Luangkan juga waktu untuk mendampingi, agar anak mengerti dan tak asal meniru adegan yang direkamnya sejak dini.

Sumber: http://female.kompas.com/read/2010/08/12/13013996/Pentingnya.Memilih.Mainan.Sesuai.Usia.Balita